Minggu, 28 Agustus 2011

"Dengan Kertas, Dajjal Mengancam Dunia"

 
“Akan datang masa dimana tak ada lagi yang dapat dibelanjakan kecuali Dinar dan Dirham. Maka simpanlah Dinar dan Dirham” (HR. Ahmad).

Banyak yang tidak menyadari bahwa banyak masalah ketidakadilan dalam perjalan dunia sekarang ini, disebabkan oleh sistem keuangan yang kita amalkan sekarang. Uang kerta (uang fiat) yang digunakan manusia seluruh dunia adalah uang yang wujudkan melalui proses RIBA. Tanpa RIBA (dengan menggunakan kadar faedah/bunga/interest), uang itu tidak mungkin dapat diterbitkan. Dan ini jelas adalah amalan yang haram. Dan apa bila manusia melakukan amalan yang diharamkan Allah Subhana Wa Ta’ala, maka sudah pasti berbagai masalah akan timbul disebabkan pengamalan itu. Contoh meminum khamr; sudah pasti mereka akan melakukan banyak tindakan bermasalah akibat meminum khamr. Maka samalah jika manusia seluruh dunia mengamalkan praktek RIBA melalui penggunaan uang kertas tersebut, sangat banyak permasalahan yang ditimbulkan.

Jika harga emas terus naik, pakar ekonomi mengatakan bahwa itu merupakan pertanda baik untuk pembelian emas, karena harga emas terus menunjukkan grafik naik selama lebih 10 tahun. Benarkah jika harga emas terus naik maka baik pula membeli emas? Sebenarnya pemahaman kebanyakan pakar ekonomi tersesat salah besar.

Karena apa? Apa yang naik sebenarnya? 1 ounce emas pada tahun 2001 tidak berbeda dengan 1 ounce emas pada hari ini. Warnanya tetap sama, beratnya tetap sama. Cuma yang membedakannya adalah harganya. Mengapa harganya berbeda? Karena uang yang digunakan jatuh nilanya mengikuti masa. Karena apa uang itu jatuh nilanya mengikuti masa? Karena jumlah uang sudah bertambah disebabkan oleh faktor kadar faedah/bunga (interest rate) yang diamalakan oleh keseluruhan sistem kapitalis dunia melalui tangan-tangan lembaganya yang bernama “bank”. Uang dolar atau rupiah pada tahun 2010 lebih banyak dari pada tahun 2001, disebabkan karena faktor RIBA yang membenarkan pemerintah seluruh dunia menambah jumlah uang dengan cara mencetaknya. Maka secara otomatis, mau tidak mau, harga akan berubah mengikuti masa karena nilai uang jatuh apabila waktu berlalu.  Setiap detik berlalu, uang itu bertambah jumlahnya yang menyebabkan nilainya (nilai benda uangnya) berkurang. Maka harga secangkir kopi sekarang lebih mahal dari secangkir kopi 10 tahun yang lalu. Padahal tidak ada yang beda dengan kopinya, bahkan secangkir kopi 10 tahun yang lalu lebih enak rasanya.



apa yang mahal? Tak ada yang mahal sebenarnya, tetapi nilai uangnya yang sudah berkurang selama 10 tahun akibat dari pada pencetakan uang yang disebabkan oleh sistem RIBA.

Ini adalah “rahasia” sistem kapitalis nunia sekarang ini yang terbitnya melalui agenda akbar “PROTOKOL ZION”. Namun ketika DAJJAL (Yahudi) merasakan langkah mereka telah kuat dan hampir mencapai puncaknya, mereka membuka sendiri rancangan rahasia ini dengan mencetak lambang “mata satu – dajjal” penguasa mereka pada uang 1 dollar Amerika  pada tahun 1913 dan mengumumkan “Orde Dunia Baru” sudah dimulai.

Sekarang, semenjak rahasia ini mulai dibedah oleh para aktivis dinar-dirham kepada masyarakat luas, sedikit demi sedikit kepercayaan masyarakat dunia sudah mulai berkurang terhadap mata uang kertas. Dan dari situlah riak-riak kejatuhan dollar Amerika mulai dapat dilihat secara jelas sekarang.

Walau bagaimana pun juga, harus dijelaskan bahwa kejatuhan dollar Amerika juga merupakan salah satu daripada rancangan musuh-musuh Allah Subhana Wa Ta’ala, karena mereka juga mempercayai bahwa apa bila Dajjal ditewaskan oleh Nabi Isa ‘alaihissalam dan dipimpin oleh Imam Al-Mahdi, sistem muamalat sudah tentu menggunakan sistem Madinah Al-Munawwarah dan pastinya sistem uang yang dipakai adalah dinar dan dirham. Oleh sebab itu, musuh-musuh Allah ini telah mengumpulkan hampir 80 % emas dunia di dalam genggaman mereka, yaitu di Bank of England. Tujuannya agar mereka tidak akan dianiaya sewaktu kepemimpinan Al-Mahdi berlaku.

Karna inilah, umat sekarang jangan terlena dengan tipu daya ini dengan terus menyimpan harta mereka dalam bentuk uang kertas yang mana sudah mungkin hampir waktunya di mana uang kertas tidak akan menjadi alat tukar lagi. Dan ini adalah peringatan bagi ummat Islam semuanya sebelum dunia berada di bawah penguasaan dajjal laknatullah.

Bagaimana dajjal laknatullah bisa dengan mudah menguasai seluruh masyarakat dunia? Jawabannya mudah saja.  Diantara salah satu caranya adalah dengan penguasaan mata uang dunia. Dajjal dengan mudah menundukkan hampir semua manusia.

 

Bayangkan situasi ini!
Ketika manusia dalam keadaan terlena seperti hari ini dan masih menggunakan mata uang kertas, tiba-tiba keesokan harinya, dajjal mengumumkan bahwa mata uang Amerika sudah tidak berlaku lagi dan dunia sekarang menggunakan emas dan perak sebagai uang. Apa bila itu terjadi,  seluruh masyarakat dunia akan menjadi panik karena mereka tidak memiliki emas maupun perak. Nah! Dengan mudah dajjal laknatullah akan mengatakan kepada siapa pun yang tidak memiliki emas dan perak akan menjadi hambanya sepanjang hidup. Inilah salah satu cara tipu muslihat dajjal laknatullah untuk menundukkan manusia di dunia ini supaya mengangkatnya sebagai tuhan. Naudzubillah min zalik! Semoga Allah melindungi kita dari fitnah yang sangat kejam ini.

(abudzakira: “nasehati aku”)

Disadur dari makalah: “SEMINAR INTERNATIONAL EKONOMI SYARI’AH BERBASIS DINAR & DIRHAM” dengan judul : “Dinar – Dirham Mata Uang Bebas Inflasi”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar